Dear Allah Sang pencipta, Seberapa berat hatiku mencoba untuk bertahan namun keretakannya tak bisa di hindari, Serangkaian kejadian membuat hati ini sulit untuk sembuh dari luka pedihnya cinta. Jika memang perempuan yang kau takdirkan adalah penawar terbaik dari sakit ini maka hamba ikhlas menerimanya.Serangkaian langkah kaki seraya meminta dan istikhoroh dijalani, Mungkin allah akan memberi petunjuk yang mungkin aku belum menyadarinya, untuk memberikan keputusan mengkhitbahnya perlu jawaban jelas dan tepat.
Hati dan bibir ini harus menjawab bagaimana menolak atau menerima dengan perasaan yang campur aduk, setelah mendengarkan kata hati ini Ke-esokan harinyar memberi tahu tentang jawaban khitbah tersebut, bersama keluarga untung saja kita sampai dengan selamat dan sehat di rumahnya, "bismillah dengan ridhomu robb Aku pinang kau dengan bismillah calon istriku".
Perjuangan cinta suci ini mengkhitbahmu perlu kesiapan mental dan finansial "meyakinkan orangtuamu dan rasa untuk dewasa membangun rumah tangga surga di hadapan keluarga aku harus maju."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih