KISAH HOROR MEMANG NYATA
kisah horror menjadi misteri yang membuat sensasi bulu kuduk merinding
apakah itu nyata atau tidak silahkan anda nilai sendiri dan itu tergantung pilihan
berhubungan dengan tempat angker dan horror di setiap sekolah ada yang aneh dan mengherankan
karena mungkin ini dibangun dari jaman dulu dan sudah tua, bangunannya pun sudah mulai kusam, tak sedikitpun siswa siswi mengalami kejadian aneh dalam kelasnya.
disekeliling tama depan kelas masing masing ada pohon tinggi yang menjadi icon ciri khas sekolah kami
dan ketika malam tiba suasana mulai terasa
Kejadian ini terjadi ketika ada kegiatan malam dan semua nya masih banyak yang ada di sekolah, kemudian ada waktu ketika istirahat teman saya bilang ada yang kerasukan
"Fi ada yang kerasukan di ruangan organisasi ini cepet bantuin "
Aku panik dan mulai berlari ke tempaat temanku yang adad di ruang organisasi tersebut dan mengecek siapa yang kerasukan itu.
"ini fi Aila ga tau dia tiba-tiba senyum sendiri dan ketawa-ketawa kadang nendang juga dan sambil bilang "sakit sakit", anton yang bilang padaku pokok nya bantuin kan kamu anak organisasi remaja masjid, padahal aku belum pernah mengobati orang yang kerasukan sekalipun.
"iyaa bawa kesini" ucapku sambil berguram dalam hati aku harus bagaimana. "ah pokok lakukan aja yang bisa ucapin bacaan alquran sama alfatihah aja" dalam hati bercerita dan mulai membacakannya.
"bismillahirohmanirohim alhamdulillahirobil alamin" aku sambil membaca serius sambil memegang ujug kakinya dan ia menatap seolah olah ingin mengahantamku aku fokus pada bacaanku dan aida kemudian dia teriak"ahhh". aku dan temanku ada yang bantu mengawasi supaya dia tidak nendang ke arahkku.setelah membaca alfatihah aku melanjutkan bacaan surat al-ikhlas dan ayat al-quran yang lainnya alhamdulillahnya setelah beberapa menit kemudian ia sadar.
"dimana ini" di ruang organisasi kata temannya lusi dan memberi ia minum dan sambil nunggu pulih kita sambil maen kartu truth OR dare juga biar ga bosen."ehh alia malah melamun lagi dan akhirnya kambuh lagi untungnya di ruangan organisasi remaja masjid ada alumni perempuan yang leluasa membantu menyembuhkannya dan aku pergi kesana melihat kondisi di ruangan.
"kak ini aida tadi melamun lagi kambuh". kata temannya yang membawa ke ruangan tersebut.
sambil membaca doa doa dan surat al-quran alhamdulillah ia sadar dengan sendirinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih